Profil dan Tugas Pokok

Secara formal lembaga penjaminan mutu di Untag Cirebon mulai didirikan pada akhir tahun 2010 yaitu dengan diterbitkannya SK Rektor nomor: 212/SK/Rek/UNTAG/X/2010 tentang pengangkatan Kepala dan Sekretaris Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Pengawasan Internal (SPI) Untag Cirebon.
A. Tujuan Dan Strategi SPMI di Untag Cirebon
Tujuan didirikan SPMI adalah untuk menjamin pemenuhan 24 Standar Dikti secara sistemik dan berkelanjutan, sehingga tumbuh dan berkembang budaya mutu di setiap program studi dan menilai seberapa jauh perguruan tinggi melampaui SN Dikti yang ditunjukkan dengan penetapan Standar Dikti yang ditetapkan oleh perguruan tinggi, yaitu pencapaian visi dan pelaksanaan misi perguruan tinggi serta pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders) Untag Cirebon.
B. Prinsip Atau Asas-Asas Yang Digunakan Sebagai Landasan Untag Cirebon Dalam Melaksanakan SPMI di Untag Cirebon
Prinsip atau asas yang digunakan dalam melaksanakan SPMI di Untag Cirebon adalah :
1. Quality First
Semua pikiran dan tindakan pengelola PT harus memprioritaskan mutu.
2. Stakeholders- In
Semua pikiran dan tindakan pengelola PT harus ditujukan pada kepuasan para pemangku kepentingan (internal dan eksternal).
3. The Next Process is Our Stakeholder
Setiap pihak yang menjalankan tugasnya dalam proses pendidikan pada PT harus menganggap pihak lain yang menggunakan hasil pelaksanaan tugasnya tersebut sebagai pemangku kepentingan yang harus dipuaskan.
4. Speak With Data
Setiap pengambilan keputusan/kebijakan dalam proses pendidikan pada PT harus didasarkan pada analisis data, bukan berdasarkan pada asumsi atau rekayasa.
5. Upstream Management
Setiap pengambilan keputusan/kebijakan dalam proses pendidikan pada PT harus dilakukan secara partisipatif dan kolegial, bukan otoritatif.
C. Manajemen SPMI Untag Cirebon
Mekanisme SPM Dikti diawali oleh perguruan tinggi dengan mengimplementasikan SPMI melalui siklus kegiatan yang disingkat sebagai PPEPP, yaitu terdiri atas :
1) Penetapan (P) Standar Dikti, yaitu kegiatan penetapan standar yang terdiri atas SN Dikti dan Standar Dikti yang ditetapkan oleh perguruan tinggi.
2) Pelaksanaan (P) Standar Dikti, yaitu kegiatan pemenuhan standar yang terdiri atas SN Dikti dan Standar Dikti yang ditetapkan oleh perguruan tinggi.
3) Evaluasi (E) pelaksanaan Standar Dikti, yaitu kegiatan pembandingan antara luaran kegiatan pemenuhan standar dengan standar yang terdiri atas SN Dikti dan Standar Dikti yang telah ditetapkan oleh perguruan tinggi.
4) Pengendalian (P) pelaksanaan Standar Dikti, yaitu kegiatan analisis penyebab standar yang terdiri atas SN Dikti dan Standar Dikti yang telah ditetapkan oleh perguruan tinggi yang tidak tercapai untuk dilakukan tindakan koreksi.
5) Peningkatan (P) Standar Dikti, yaitu kegiatan perbaikan standar yang terdiri atas SN Dikti dan Standar Dikti agar lebih tinggi daripada standar yang terdiri atas SN Dikti dan Standar Dikti yang telah ditetapkan.

Standar Nasional Pendidikan Tinggi berdasarkan Permenristekdikti No 44 tahun 2015 berjumlah 24 yang terdiri dari :
1. Standar Nasional Pendidikan, meliputi :
1.1. Standar Kompetensi Lulusan
1.2. Standar Isi Pembelajaran
1.3. Standar Proses Pembelajaran
1.4. Standar Penilaian Pembelajaran
1.5. Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan
1.6. Standar Sarana dan Prasarana Pembelajaran
1.7. Standar Pengelolaan Pembelajaran
1.8. Standar Pembiayaan Pembelajaran
2. Standar Nasional Penelitian, meliputi :
2.1. Standar Hasil Penelitian
2.2. Standar Isi Penelitian
2.3. Standar Proses Penelitian
2.4. Standar Penilaian Penelitian
2.5. Standar Peneliti
2.6. Standar Sarana dan Prasarana Penelitian
2.7. Standar Pengelolaan Penelitian
2.8. Standar Pendanaan dan Pembiayaan Penelitian
3. Standar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, meliputi :
3.1. Standar Hasil PKM
3.2. Standar Isi PKM
3.3. Standar Proses PKM
3.4. Standar Penilaian PKM
3.5. Standar Pelaksana PKM
3.6. Standar Sarana dan Prasarana PKM
3.7. Standar Pengelolaan PKM
3.8. Standar Pendanaan dan Pembiayaan PKM
Standar pendidikan yang ditetapkan oleh Perguruan Tinggi terdiri dari :
4. Standar Bidang Akademik, meliputi :
4.1. Standar pengelolaan laboratorium
4.2. Standar pengelolaan perpustakaan
4.3. Standar kerjasama.
4.4. Standar kemahasiswaan
4.5. Standar Teknologi Informasi
4.6. Standar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
5. Standar Bidang Non Akademik, meliputi :
5.1. Standar identitas
5.2. Standar kebersihan kampus dan ruang terbuka hijau
5.3. Standar kebersihan toilet.
5.4. Standar Rekrutasi Dosen
5.5. Standar Etika Berpakaian di Kampus